Tik Dalam Dunia Pendidikan

Jumat, 28 November 2014


TIK mempunyani peran yang luar biasa dalam bidang pendidikan. Berbagai perangkat lunak seperti microsoft office atau OpenOffice memudahkan para pelajar dalam menegerjakan tugas, seperti laporan praktikum dan artikel, juga ketika mempresentasikan tugas di kelas.

Sistem pengajaran berbasis multimedia (teknologi yang melibatkan teks, gambar, suara, dan video) mampu membuat penyajian suatu topik bahasan menjadi menarik, tidak monoton dan mudah dicerna. Seorang murid atau mahasiswa dapat mempelajari materi tertentu secara mandiri dengan menggunakan komputer yang dilengkapi program yang berbasis multimedia. Dengan sentuhan teknologi komputer, berbagai pelajaran yang sering dianggap sulit, seperti fisika ataupun matematika, dapat disajikan dengan cara yang menarik sehingga siswa menyenangi sekaliugus memahaminya dengan lebih mudah. Teknlogoi berbasis flash biasa digunakan untuk keperluan ini. Bahkan yang namanya belajar bahasa asing pun bisa dilakukan dengan menggunakan komputer.

Sekarang ini sudah ada Sejumlah perangkat pendidikan modern ditampilkan PT Offistarindo Adhiprima dalam acara Indocomtech 2013 dengan tema Live in The Future berlangsung di Jakarta mulai 30 Oktober hingga 3 November 2013. Dalam pameran kali ini PT Offistarindo Adhiprima menampilkan Interactive Whiteboard, Leaner Respon System,  Interactive Display Monitor, Interactive Display Monitor, Visual Presenter, Integrated Notebook Sized Graphics, Portable Interaktive Presentation System.

Salah satu teknologi terbaru adalah Interactive Whiteboard Type Promethean ActivBoard 595 Pro Mobile System with EST Projector. Sebuah papan interaktif multi touch : pen dan sentuhan tangan (touch screen) yang kaya fitur, menggabungkan warna, gerak dan aktivitas suara yang terintegrasi dengan built-in speaker penguat suara stereo sebagai pendukung mata pelajaran. Terpasang pada stand board yang dapat diatur ketinggiannya secara elektrik (motorized height adjustable stand), dilengkapi gantungan proyektor serta proyektor tipe short throw. 

Dapat meningkatkan daya serap serta animo belajar siswa yang sangat fantastis sesuai petunjuk Permendiknas yaitu menggunakan sarana yang dapat membangkitkan motivasi belajar siswa yang tinggi serta menjadikan suasana belajar mengajar yang menyenangkan.

Sarana ini memungkinkan pelaksanaan proses belajar mengajar menjadi aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan bahkan dapat dilakukan kapan saja baik di dalam maupun di luar ruang kelas sehingga proses pembelajaran menjadi sangat produktif dengan hasil akhir akselerasi penyerapan materi belajar yang sangat cepat dan bermutu tinggi.

Alat ini tidak hanya mampu meningkatkan kualitas pendidikan para siswa tetapi juga mampu meningkatkan kualitas guru dalam mengajar. Informasi yang diperoleh dari PT Offistarindo Adhiprima menyatakan bahwa sejumlah Universitas Negeri/Swasta dan Pemerintahan/ Kementerian di Indonesia dalam beberapa tahun ini sudah mengunakan perangkat teknologi pendidikan seperti Interactive Whiteboard dan perangkat lainnya. 

Untuk peralatan canggih seperti ini tentu saja memiliki harga yang tidak murah. Ketika ditanyakan mengenai harga, Harry Lo dengan hati-hati menyatakan, “Dengan kondisi mata uang Rupiah saat ini perbuahnya bisa diperoleh dengan harga mulai Rp80 juta hingga Rp200 juta. Berbagai fasilitas pada Wihiteboard Interactive ini juga tersedia. Sangat tergantung dengan pergerakan nilai Dolar. Pejualan dengan garansi tiga tahun disertai dengan dukungan suku cadang,” jelas Harry Lo, Direktur Utama PT Offistarindo Adhiprima, Minggu (3/11) 

Ya, teknologi memang sangat mendukung proses belajar dan mengajar dikelas. Sehingga kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan interaktif. Namun, mengingat wilayah indonesia yang belum merata dari segi pembangunan apakah untuk membuat suasana belajar menjadi menarik dan interaktif  hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknlogi yang modern?. Jawabannya tentu saja tidak, dalam proses belajar mengajar menjadi tanggung jawab dari seorang guru untuk membuatnya menjadi menarik dan interaktif baik dengan atau tanpa menggunakan teknologi yang modern. Semangat guru Indonesia J.

Sumber:

https://aspirasimu.wordpress.com/2012/07/04/pendidikan-di-3/

0 komentar:

Posting Komentar